SENTUL YANG MEMPESONA

Berkumpul bersama Keluarga merupakan hal yang sangat dinanti – nanti bagi kami long distance family. Jadi begini ceritanya, suatu hari setelah kembalinya Papahnya Fayza dan Ashraf pulang dari Natuna, seperti biasa kami meluangkan waktu untuk Family Time, maklum karena kami berjauhan, setiap kali berkomunikasi hanya melalui video call jadi ketika berkumpul rasanya sesuatu banget! Yah bisa dibilang minimal sekedar makan siang diluar atau menikmati coklat dan kopi panas disalah satu Toko Roti dan Donat seputaran Depok Cinere.

Kemudian, lagi asyik nya menikmati waktu bersama keluarga, tiba – tiba Papahnya Fayza ditelp oleh Kakak nya yang tinggal dimakassar memberikan informasi bahwa hari minggu akan terbang ke Jakarta dan akan ditugaskan di workshop dan menginap dirumah dinas nya didaerah Sentul selama 2 bulan.

Jujur saja, selama pandemi ini kami tidak pernah pergi kemana – mana. Semenjak bulan Maret kami selalu dirumah, belanja bulanan pun online. Paling jauh jalan pagi dengan jarak 1 km dari rumah itu pun sekalian olah raga dengan Baby Ashraf bawa stroller  juga belanja buah dan sayur. Dibilang bosen yah bosen banget, yasudahlah tidak masalah bosan yang penting harus banyak bersyukur dijaman pandemi seperti saat ini alhamdulilah kami sehat semuanya, makanan dengan gizi seimbang alhamdulilah tersedia di meja makan.

Awalnya, Saya kira tidak bisa ke Sentul sekedar silaturahmi dengan kakak ipar dari Makassar, setelah bertanya dan membujuk suami akhirnya Yeeay! Kami sekeluarga pun segera berkemas. Rencana menginap semalam sekalian berganti suasana. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan saya dan anak – anak setelah 4 bulan dirumah saja, alhamdulilah bisa juga jalan – jalan. Tentunya menggunakan protokol kesehatan dengan memakai seperti face shield, masker, hand sanitizer dan sabun cuci tangan.

Sabtu pagi, Papah nya berangkat duluan ke Sentul naik Vespa, kebetulan suami saya penikmat transportasi tua dan klasik, juga tergabung dalam komunitas Vespa. Sambil menikmati jalan dan lihat pemandangan. Menurut beliau naik Vespa itu Asik!

Sabtu, 20 Juni 2020 Jam 09.00 Pagi transportasi online pesanan kami pun datang, setelah mengunci semua pintu dan mengangkat travel bag, kami pun berangkat ke Sentul. Bismillah.. Di dalam mobil hanya ada Pak Supir yang menggunakan masker, Saya, Kakak Fayza dan Baby Ashraf. Sepanjang perjalanan, masya Alloh senang banget rasanya hati ini. Akhirnya bisa juga keluar rumah, memandang jalan toll yang sepi dan sepanjang jalan Sawangan Raya tidak ada kemacetan Alhamdulilah. Biasanya jika tidak ada covid19 setiap week end  sepanjang jalan Sawangan Raya itu macet total.

Perjalan kami tempuh hanya 1 jam melalui toll Jam 10.30 Alhamdulilah kami sampai di Sentul dengan Selamat. Sambil menunggu Kakak Ipar yang masih bekerja di Workshop kami duduk santai dulu di ruang Tamu. Melihat pemandangan serta lingkungan yang tenang dan asri, Masya Alloh ingin sekali rasanya mempunyai satu hunian disini, udara bersih, air nya bersih, sanitasi sangat baik, luas, tidak sumpek dan komplek perumahannya yang tertata rapih.

Waktu sudah menunjukan pukul  14.00 alhamdulilah Kakak Ipar sudah pulang dari Workshop. Yay! Akhirnya kami makan siang bersama. Karena tidak tau mau makan apa karena baru pertama kali ke Sentul. Akhirnya seperti biasa kita pesan online saja. Ternyata rumah dinasnya Kakak Ipar dekat dengan IKEA Sentul. Waaaah! Jadi punya keinginan mau pergi ke IKEA hari minggu besok! mungkin saja ada furniture atau perabot rumah yang lagi discount.

Selepas Sholat Ashar kami sekeluarga diajak jalan – jalan keliling komplek dan kami menemukan spot keren untuk foto – foto dimana ada banyak pohon – pohon cemara dan hijau bersih tanpa polusi.

Dan Saya langsung bersyukur ya Alloh terima kasih banyak telah Engkau berikan kesempatan untuk keluarga Saya sebuah kenikmatan menghirup udara disentul dalam ketinggian dan melihat pemandangan alam nan indah serta gunung salak Bogor.

Singkat cerita, minggu pagi setelah sarapan dan anak – anak semua sudah pada mandi, kami bersiap untuk mengunjungi IKEA sentul. Memesan transportasi online dan hanya menempuh sekitar 10 menit dari rumah dinas Kakak Ipar. Kini selama pandemic, selain harus menggunakan masker juga berjarak, untuk dapat masuk, setiap pengunjung di periksa suhu tubuh nya dan IKEA memberlakukan pembatasan bagi pengunjung. Jika sudah penuh maka IKEA akan menutup area pintu masuk.

Setelah puas di IKEA meskipun hanya window shopping alhamdulilah bisa keluar rumah, selain itu dapat juga silaturahmi, dapat juga donat lezat yang saya beli di IKEA 6 pcs hanya 30K. Harapan saya semoga kami sekeluarga bisa kembali lagi ke sentul melihat pemandangan indah dan jalan jalan ke IKEA. Liburan sudah selesai, saat nya kembali ke Depok dan menemani Kakak Fayza belajar online.

Meskipun kita masih belum bisa kembali beraktifitas seperti layaknya kehidupan normal. Patut disyukuri kita semua masih diberikan kesehatan. Tetap semangat dan Tetap Produktif!

Salam hangat

Opi Rahmita

1 thought on “SENTUL YANG MEMPESONA”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *