The Journey Begins of Master Degree Program

Thanks for joining me!

Good accompany to start in searching scholarship Master Degree Program.

Ini adalah salah satu support kontribusi saya berjuang untuk fokus mengusahakan Program Beasiswa S2. Di khususkan bagi teman teman yang baru saja selesai S1 & masih belum mengerti kemana akan melanjutkan program studi selanjutnya.

Sabtu 31 Maret 2018 saya mendapatkan informasi Undangan oleh Komunitas @jedaruangbuku Ruang Kerja Ruang Berbagi & @brainloka Les Private solusi Belajar untuk Lulus Beasiswa Dalam Negri & Luar Negri Konsentrasi Program S2 (Master Degree).

UUD 1945 mengamanahkan bahwa sekurang-kurangnya dua puluh persen Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) adalah untuk fungsi pendidikan. Pemerintah dan DPR RI pada tahun 2010 melalui UU Nomor 2 tahun 2010 tentang APBN-P 2010 menyepakati bahwa sebagian dana dari alokasi dana fungsi pendidikan dalam APBN-P tersebut dijadikan sebagai Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) yang dikelola dengan mekanisme pengelolaan dana abadi (endowment fund) oleh sebuah Badan Layanan Umum (BLU).

Pada tahun 2011, Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyepakati bahwa pengelolaan DPPN dan pemanfaatan hasil pengelolaan dana tersebut akan dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan namun pejabat dan pegawainya merupakan gabungan antara pegawai Kementerian Keuangan dan pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menteri Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 252/PMK.01/2011 tanggal 28 Desember 2011 menetapkan Organisasi dan Tata Kelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sebagai sebuah lembaga non eselon yang langsung bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan dan berpedoman pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Dewan Penyantun LPDP (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, dan Mensteri Agama). Melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 18/KMK.05/2012 tanggal 30 Januari 2012, LPDP ditetapkan sebagai instansi pemerintah yang menerapkan pola keuangan Badana Layanan Umum.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengarahkan segenap usahanya guna mencetak pemimpin masa depan yang tersebar di berbagai bidang. Pengelolaan dana abadi pendidikan ini bertujuan menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi mendatang sebagai pertanggungjawaban antargenerasi. Selain itu, LPDP juga bertujuan mengantisipasi keperluan rehabilitasi pendidikan yang rusak akibat bencana.

LPDP berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang yang menunjang percepatan pembangunan Indonesia. Beberapa di antara prioritas yang menjadi fokus LPDP antara lain; teknik, sains, pertanian, hukum, ekonomi, keuangan, kedokteran, agama, serta sosial-budaya.

Visi dan Misi Lpdp adalah Menjadi lembaga pengelola dana terbaik di tingkat regional untuk mempersiapkan pemimpin masa depan serta mendorong inovasi bagi Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan. serta

  • Mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia melalui pembiayaan pendidikan.
  • Mendorong riset strategis dan/atau inovatif yang implementatif dan menciptakan nilai tambah melalui pendanaan riset.
  • Menjamin keberlangsungan pendanaan pendidikan bagi generasi berikutnya melalui pengelolaan dana abadi pendidikan yang optimal.
  • Sebagai last resort, mendukung rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana alam melalui pengelolaan dana cadangan pendidikan

 

BEASISWA LANJUTAN DARI MAGISTER KE DOKTORAL

A. Overview

Beasiswa Lanjutan adalah beasiswa yang diberikan kepada Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dan Beasiswa Presiden Republik Indonesia (BPRI) yang telah lulus dari program Magister untuk melanjutkan ke jenjang Doktoral melalui pembiayaan LPDP tanpa melalui proses seleksi secara reguler dan mengikuti Persiapan Keberangkatan (PK).

Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan. Komitmen LPDP tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan pendanaan dalam bentuk Beasiswa Lanjutan kepada Alumni Penerima BPI dan BPRI Program Magister LPDP untuk melanjutkan studi pada program di Perguruan Tinggi unggulan baik di dalam maupun di luar negeri bagi yang memenuhi kualifikasi LPDP.

Sasaran pendaftar Beasiswa Lanjutan adalah para dosen, peneliti, aparatur sipil negara, TNI, Polri, dan Profesional untuk penguatan institusi serta fresh graduate yang memiliki penelitian yang dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

B. Persyaratan Pendaftaran

Persyaratan bagi pendaftar Beasiswa Lanjutan dijabarkan sebagai berikut:

  1. Pendaftar merupakan Alumni Penerima Beasiswa LPDP Program Magister.
  2. Tidak pernah melakukan pelanggaran terhadap Pedoman Beasiswa Pendidikan Indonesia, Pedoman Monitoring dan Evaluasi Beasiswa Pendidikan Indonesia, dan Perjanjian Beasiswa.
  3. Telah lulus (memiliki ijazah) dan melakukan lapor kelulusan di aplikasi Simonev.
  4. Telah kembali ke Indonesia.
  5. Program doktoral yang akan dipilih memiliki keterkaitan dengan program magister yang telah diambil.
  6. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) unconditional yang berasal dari Perguruan Tinggi Tujuan LPDP.
  7. LoA Unconditional sebagaimana dimaksud pada angka 6, dapat berupaconditional apabila hanya mensyaratkan pembiayaan.
  8. Khusus Pendaftar yang mengambil program Integrated Doctoral telah memiliki surat ekspektasi kelulusan sebagai pengganti persyaratan ijazah dan surat keterangan dari supervisor bahwa pendaftar mengambil program Integrated Doctoral
  9. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,25 atau konversi sesuai format IPK Indonesia.
  10. Pendaftar dengan Program Integrated Doctoral memiliki IPK semester 3 (tiga) sekurang-kuragnya 3,25.
  11. Pendaftar alumni BPI Program Magister Dalam Negeri yang bermaksud melanjutkan studi doktoral luar negeri wajib memiliki nilai IELTS/TOEFL atau sertifkat bahasa asing lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Program Doktoral tujuan Luar Negeri.
  12. Telah memiliki 1 (satu) jurnal internasional published atau accepted namun belum published bereputasi (Scopus, Thomson Reuters, atau Microsoft Academic Research) atau minimal memiliki 3 (tiga) paper prosiding seminar internasional terindeks diScopus, Thompson Reuters, DOAJ, atau EBSCO sebagai penulis utama.
  13. Pendaftar dapat mengambil program doktoral yang terlebih dahulu harus mengambil program Master of Research atauMaster of Philosophy dengan syarat total masa perkuliahan program Master of Research atau Master of Philosophy dan program doktoral tidak lebih dari 4 tahun.
  14. Dalam hal pelaksanaan program Master of Research atau Master of Philosophy pendaftar dinyatakan tidak mampu untuk meneruskan program doktoral, maka pendaftarwajib memberikan laporan ke LPDP dan bersedia menerima sanksi berupa penghentian dan/atau pengembalian dana yang sudah dibayarkan.

 

C. Perguruan Tinggi Tujuan/Penyelenggara Program

  1. Ketentuan Perguruan Tinggi tujuan dalam negeri sebagai berikut:
    1. Institusi yang terakreditasi A dengan program studinya terakreditasi A atau B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
    2. Institusi yang terakreditasi B dengan program studi hanya yang terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
  2. Perguruan Tinggi tujuan luar negeri sesuai dengan daftar yang telah ditentukan oleh LPDP.

 

D. Komponen Pembiayaan

    1. Biaya Pendidikan :
      1. Pendaftaran/ admission fee / registration fee (at cost);
      2. SPP/tuition fee (at cost); (tidak termasuk matrikulasi bahasa & non bahasa, semester pendek dan studi lapangan (field study));
      3. Non-SPP, yang dapat digunakan untuk tunjangan buku; penelitian tesis atau disertasi yang berbasis riset; seminar/konferensi/lomba yang bertaraf internasional; publikasi jurnal internasional; atau wisuda (paket, per tahun, akumulatif).
    2. Biaya Pendukung :
      1. Transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost);
      2. Asuransi kesehatan dasar (hanya untuk penerima beasiswa);
      3. Visa / resident permit (at cost: pilih salah satu);
      4. Hidup bulanan/living allowance (paket);
      5. Tunjangan keluarga/family allowance, (paket);
      6. Kedatangan/settlement allowance (paket) hanya bagi yang intake berjarak 6 bulan dari kelulusan atau bagi yangintake berjarak kurang dari 6 bulan namun mengalami pindah kota studi dari magister ke doktoral;
      7. Keadaan darurat/force majeure yang disetujui LPDP.Adapun berikut berkas yang perlu dilengkapi:
        1. Persyaratan Umum
          1. Formulir offline pendaftaran Beasiswa Lanjutan.
          2. Ijazah magister atau surat keterangan lulus.
          3. Pendaftar dengan Program Integrated Doctoral dapat melampirkan surat ekspektasi kelulusan dan surat keterangan dari supervisor bahwa pendaftar program Integrated Doctoral.
          4. Salinan transkrip nilai sejak awal hingga akhir studi magister dengan nilai IPK minimal 3.25.
          5. Khusus pendaftar dari Magister Luar Negeri melampirkan salinan transkrip nilai yang telah dikonversi sesuai format IPK Indonesia.
          6. Research Outline (sesuai format LPDP).
          7. Biodata diri supervisor Doktoral.
          8. Kebijakan/renstra/blue print yang mendukung penelitian doktoral.
          9. Surat rekomendasi (sesuai format LPDP) dari supervisor magister yang merekomendasikan pendaftar untuk melanjutkan studi doktoral.
          10. Tiga buah esai berbahasa indonesia masing-masing 500 sampai 700 kata yang berjudul “Kontribusiku yang telah dilakukan bagi Indonesia saat studi dan lulus magister”, “Manfaat program doktoral bagi ilmu pengetahuan dan Indonesia”, dan “Rencana karier pasca studi doktoral”.
          11. Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa Lanjutan Magister ke Doktoral sesuai format terlampir.
          12. Screenshot bukti telah melakukan Lapor Kelulusan pada aplikasi monitoring dan evaluasi. Khusus Program Integrated Doctoralmelaporkan perkembangan studi pada semester 3.
          13. Minimal satu jurnal internasional published bereputasi (Scopus, Thomson Reuters, atau Microsoft Academic Research) dengan melampirkan bukti URL serta artikel; atau satu jurnal internasional accepted namun belum publishedbereputasi (Scopus, Thomson Reuters, atau Microsoft Academic Research) dengan melampirkan bukti accepted serta artikel; atau memiliki minimal 3 (tiga) paper prosiding seminar internasional terindeks di Scopus, Thompson Reuters, DOAJ, atau EBSCO yang dibuktikan dengan melampirkan URL dan paper.
        2. Persyaratan Khusus
          1. Persyaratan khusus Pendaftar yang berasal dari Dosen yaitu :
            1. Surat Kepemilikan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK);
            2. Surat rekomendasi dari fakultas/universitas tempat bekerja bahwa posisi kerja saat ini membutuhkan keahlian setingkat doktoral; dan
            3. Surat izin belajar yang ditanda-tangani dekan/rektor dan unit SDM yang menerangkan surat izin belajar akan diubah menjadi surat tugas belajar setelah pendaftar dinyatakan diterima dalam Seleksi Beasiswa Lanjutan.
          2. Persyaratan khusus pendaftar yang berasal dari Peneliti yaitu:
            1. Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Peneliti Fungsional yang ditanda-tangani fakultas/universitas untuk peneliti di universitas atau atasan tertinggi/ atasan satuan kerja di lembaga penelitian masing-masing untuk peneliti di non universitas;
            2. Surat rekomendasi dari fakultas/universitas/instansi tempat bekerja bahwa posisi kerja saat ini membutuhkan keahlian setingkat doktoral; dan
            3. Surat izin belajar yang ditanda-tangani pimpinan lembaga dan unit SDM yang menerangkan surat izin belajar akan diubah menjadi surat tugas belajar setelah pendaftar dinyatakan diterima dalam Seleksi Beasiswa Lanjutan.
          3. Persyaratan khususPendaftar yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu :
            1. Surat Keputusan pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari pimpinan lembaga;
            2. Surat keterangan yang ditanda-tangani pimpinan instansi yang menyatakan bahwa pendaftar ditugaskan melanjutkan studi doktoral untuk kepentingan instansi atau nasional; dan
            3. Surat izin belajar yang ditanda-tangani pimpinan lembaga dan unit SDM yang menerangkan surat izin belajar akan diubah menjadi surat tugas belajar setelah pendaftar dinyatakan diterima dalam Seleksi Beasiswa Lanjutan.
          4. Persyaratan khusus Pendaftar yang berasal dari TNI/Polri yaitu :
            1. Surat Keputusan pengangkatan sebagai TNI/Polri dari pimpinan lembaga;
            2. Surat keterangan yang ditanda-tangani pimpinan instansi yang menyatakan bahwa pendaftar ditugaskan melanjutkan studi doktoral untuk kepentingan instansi atau nasional; dan
            3. Surat izin belajar yang ditanda-tangani pimpinan lembaga dan unit SDM yang menerangkan surat izin belajar akan diubah menjadi surat tugas belajar setelah pendaftar dinyatakan diterima dalam Seleksi Beasiswa Lanjutan.
          5. Persyaratan khusus Pendaftar yang berasal dari Profesional yaitu :
            1. Suratketerangan pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun yang ditanda-tangani pimpinan instansi;
            2. Surat keterangan yang ditanda-tangani pimpinan instansi yang menyatakan bahwa posisi kerja saat ini membutuhkan keahlian setingkat doktoral;
            3. Surat izin belajar yang ditanda-tangani pimpinan instansi dan unit SDM yang menerangkan surat izin belajar akan diubah menjadi surat tugas belajar setelah pendaftar dinyatakan diterima dalam Seleksi Beasiswa Lanjutan; dan
            4. Jika pekerjaan pendaftar tidak terikat dengan lembaga/instansi maka pendaftar cukup melampirkan surat keterangan pengalaman bekerja minimal 3 (tiga) tahun yang ditanda-tangani sendiri.

        2. Seleksi Administrasi

        Pendaftar yang diproses dalam tahap ini adalah yang telah mengirimkan berkas pendaftaran keindonesiascholarship@kemenkeu.go.id sesuai batas waktu pendaftaran dan memenuhi standar monev LPDP. Pendaftar yang lulus seleksi administrasi maka berhak untuk mengikuti seleksi review research outline oleh reviewer LPDP. Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

         

        3.Seleksi Research Outline

        Tiap satu research outline akan diseleksi oleh 3 (tiga) orang reviewer terpilih LPDP yang disesuaikan dengan program studi atau research interestmasing-masing pendaftar.

         

        4. Pengumuman Seleksi

        Hasil seleksi Beasiswa Lanjutan akan diumumkan langsung ke alamat email masing-masing pendaftar yang ditercantum dalam formulir seleksi Beasiswa Lanjutan.

         

        G. Pasca Kelulusan

        1. Pendaftar Beasiswa Lanjutan yang dinyatakan telah lulus Seleksi Proposal Disertasi dapat mengajukan permohonan Surat Jaminan Beasiswa (Letter of Guarantee) dan kontrak Beasiswa.
        2. Permohonan Surat Jaminan Beasiswa (Letter of Guarantee) dan kontrak Beasiswa diajukan ke email lpdp.dkp2@kemenkeu.go.id dengan melampirkan surat pengumuman kelulusan seleksi Beasiswa Lanjutan dan/atau letter of acceptance unconditioal.
        3. Pendaftar Beasiswa Lanjutan yang dinyatakan Lulus dengan Catatanmaka belum dapat diterbitkan Surat Keputusan Penetapan Penerima Beasiswa Lanjutan hingga catatan dari LPDP dipenuhi sesuai dengan kurun waktu yang telah ditentukan.
        4. Apabila catatan telah dipenuhi maka pendaftar ditetapkansebagai Penerima Beasiswa Lanjutan dan dapat mengajukan permohonan Surat Jaminan Beasiswa (Letter of Guarantee) dan kontrak Beasiswa.
        5. Apabila catatan tidak dapat dipenuhi maka pendaftar dinyatakan gugur dan mendapatkan catatan khusus dari LPDP yang akan mempengaruhi proses seleksi saat ingin mendaftar Beasiswa Lanjutan kembali.
        6. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi Beasiswa Lanjutan wajib untuk:
          1. Melakukan intake paling cepat 6 (enam) bulan setelah dikeluarkan surat pengumuman hasil seleksi Beasiswa Lanjutan kecuali bagi yang mengambil program integrated doctoral dapat melakukan intake secara langsung;
          2. Penerima Beasiswa Lanjutan yang mengambil program Integrated Doctoral setelah dinyatakan lulus dari program magister harus melampirkan ijazah, transkrip nilai, dan laporan kelulusan;
          3. Pendaftar yang dinyatakan lulus tidak mengganti tema penelitian, berpindah program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan;
          4. Melaporkan perkembangan disertasi ke LPDP ditiap semester melalui aplikasi Simonev (Sistem Monitoring dan Evaluasi); dan
          5. Kewajiban memiliki publikasi jurnal internasional selambat-lambatnya pada tahun ketiga perkuliahan.

         

        H. Kesempatan Mendaftar Beasiswa Lanjutan

        Pendaftar yang dinyatakan tidak lulus seleksi Beasiswa Lanjutan diperkenankan untuk mendaftar kembali tanpa batasan tertentu dengan jeda 6 (enam) bulan sejak diterbitkannya surat pengumuman hasil seleksi Beasiswa Lanjutan.

         

        I. Larangan dan Sanksi

        1. Pendaftar Beasiswa Lanjutan LPDP dilarang melakukan kejahatan dan/atau pelanggaran sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan pada saat proses pendaftaran dan/atau proses seleksi.
        2. Pendaftar Beasiswa Lanjutan LPDP yang melakukan kejahatan dan/atau pelanggaran sebagamana dimaksud pada ayat (1) akan diberikan sanksi tidak boleh melanjutkan proses seleksi serta dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
        3. Pendaftar Beasiswa Lanjutan LPDP dilarang mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi review research outline
        4. Pendaftar Beasiswa Lanjutan LPDP yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi review research outlinedimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
        5. Ketentuan lebih lanjut mengenai larangan dan sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP diatur melalui Peraturan Direktur Utama tersendiri.

         

        J. Keterangan Tambahan

        Dalam ketentuan Beasiswa Lanjutan ini, yang dimaksud dengan:

          1. Dosen adalah orang yang bekerja sebagai dosen dan memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional) atau NIDK (Nomor Induk Dosen Khusus).
          2. Peneliti adalah orang yang memiliki jabatan fungsional sebagai peneliti di universitas, LIPI, balitbang, dan lembaga sejenis yang diangkat melalui Surat Keputusan.
          3. Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah, diangkat oleh pejabat Pembina kepegawaian, diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan serta digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.
          4. Profesional adalah orang yang memiliki skill, knowledge, dan attitude (kode etik) dalam menjalankan profesi tertentu dengan pengalaman kerja minimal tiga tahun.
          5. Fresh Graduate adalah orang yang baru lulus dari bangku perkuliahan atau belum memiliki pengalaman kerja minimal tiga tahun.
          6. Integrated Doctoral adalah pelaksanaan studi magister langsung ke doktoral tanpa jeda dengan ciri khas jurusan, universitas, dan tema penelitian sama dengan magister. Program Integrated Doctoral ini umumnya terjadi di negara Jepang.

14 thoughts on “The Journey Begins of Master Degree Program”

  1. Baca ini baru tau bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke Luar Negeri. Karena ada beberapa teman SMA saya yang kuliah ke LN dan kebetulan mereka semua dosen. Dan ternyata syaratnya benar – benar gak mudah ya.
    Semoga akhirnya ilmu – ilmu mereka dari negara orang bisa diaplikasikan atau dimanfaatkan buat kemajuan negara tercinta Indonesia.

  2. Wah, lengkap banget infonya mba, jadi ada bayangan gimana sulitnya perjuangan meraih beasiswa. Penginnya walaupun saya belum berkesempatan mengecap pendidikan S2 di LN, anak2 saya bisa dapat beasiswa buat lanjutin sekolah di LN. Thanks for sharing ya mba

  3. Dari habis lulus sarjana saya pingin banget ngelanjutin kuliah, tapi iya pakai beasiswa hehehe. Cuma niat itu menguap aja karena sibuk kerja.

    Semoga banyak yang memanfaatkan program beasiswa ini agar pendidikan anak negeri semakin maju dan berkembang.

  4. Informasinya lengkap banget, terima kasih Mba. Dua atau tiga tahun lalu saya pernah coba ikut tes beasiswa LPDP tapi belum lolos. Pengen lanjut S2 tapi koq masih males2an gini hehehhee. Harus semangat lagi nih.

  5. Informasinya lengkap banget Mbak, jadi tahu bagaimana susahnya buat mendapatkan beasiswa. Ijin share link-nya di wa grup keluarga saya ya Mbak, insyaa Allah akan berguna untuk keponakan2 yang masih kuliah dan baru lulus.

  6. Mbak aku penasaran, andai S1 dan S2-nya enggak linier apakah boleh melamar utk program doktoral ya? Tapi kadang suka merasa beasiswa ini yg lolos lbh kyknya banyakan (perempuan) pekerja khususnya PNS, hehe… #imho
    Mbak Opi mau apply jg kah?

    • Dicoba saja mbak. Semoga berhasil. Tidak harus pns. Enak nya lpdp semua di tanggung biaya nya. Termasuk akomodasi dan uang saku. Namun ada tanggung jawab akademis. Harus mampu mendapatkan nilai sesuai target. Jika tidak.anda harus pulang ke tanah air
      On progress. Semoga saya juga berhasil. Salam sukses mulia.

  7. Kepengen lanjut S2, belum kesampaian.
    Ternyata seperti itu ya tahapan untuk bisa dapat beasiswanya. Butuh perjuangan dan pengorbanan juga. Doain ya mbak cita2 lanjut S2 kesampaian 😁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *